Tanam Serentak! BRMP Bengkulu & Rejang Lebong Gas Swasembada Pangan Lewat PM-AAS
Jum'at, 18/09/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan Gerakan Tanam Serempak (Gertam) Padi dengan metode Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gertam Nasional yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia dan dipusatkan di Kabupaten Siak, Riau. Untuk Provinsi Bengkulu, Kabupaten Rejang Lebong ditetapkan sebagai lokus utama.
Gertam dipusatkan di KWT Bina Karya, Desa Tebat Tenong Dalam, Kec. Bermani Ulu. Penanaman serempak dilakukan di lahan Optimasi Lahan (OPLAH) dengan total capaian di Bengkulu pada hari ini seluas 218,75 hektare. Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan simbolis bantuan benih dan pestisida kepada petani penerima manfaat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BRMP Bengkulu )Shannora Yuliasari), Asisten II Setda Provinsi Bengkulu R.A. Denny, serta Tim Swasemba*TANAM SERENTAK! BRMP BENGKULU & REJANG LEBONG GAS SWASEMBADA PANGAN LEWAT PM-AAS*
Jum'at, 18/09/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan Gerakan Tanam Serempak (Gertam) Padi dengan metode Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gertam Nasional yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia dan dipusatkan di Kabupaten Siak, Riau. Untuk Provinsi Bengkulu, Kabupaten Rejang Lebong ditetapkan sebagai lokus utama.
Gertam dipusatkan di KWT Bina Karya, Desa Tebat Tenong Dalam, Kec. Bermani Ulu. Penanaman serempak dilakukan di lahan Optimasi Lahan (OPLAH) dengan total capaian di Bengkulu pada hari ini seluas 218,75 hektare. Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan simbolis bantuan benih dan pestisida kepada petani penerima manfaat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BRMP Bengkulu Shannora Yuliasari, Asisten II Setda Provinsi Bengkulu (R.A. Denny), serta Tim Swasembada Pangan Provinsi dan Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam arahannya, Kepala BRMP Bengkulu menjelaskan bahwa metode PM-AAS menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan modernisasi usaha tani. Disampaikan pula target program di Provinsi Bengkulu seluas 8.215 ha, dengan alokasi Rejang Lebong 883 ha dan CPCL yang telah terhimpun 631 ha. Penyuluh didorong untuk segera menyelesaikan CPCL agar realisasi dapat tepat waktu.
Pemda juga menegaskan komitmennya mempercepat program Optimasi Lahan (OPLAH), Cetak Sawah Rakyat (CSR), dan program pendukung swasembada pangan lainnya.
Melalui Gertam ini, sinergi pemerintah, penyuluh, dan petani diharapkan semakin kuat untuk meningkatkan produksi dan mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di Bengkulu.
#KitaMulaiCaraBaru
#TransformasiBudayaKerja
#HematEnergida Pangan Provinsi dan Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam arahannya, Kepala BRMP Bengkulu menjelaskan bahwa metode PM-AAS menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan modernisasi usaha tani. Disampaikan pula target program di Provinsi Bengkulu seluas 8.215 ha, dengan alokasi Rejang Lebong 883 ha dan CPCL yang telah terhimpun 631 ha. Penyuluh didorong untuk segera menyelesaikan CPCL agar realisasi dapat tepat waktu.
Pemda juga menegaskan komitmennya mempercepat program Optimasi Lahan (OPLAH), Cetak Sawah Rakyat (CSR), dan program pendukung swasembada pangan lainnya.
Melalui Gertam ini, sinergi pemerintah, penyuluh, dan petani diharapkan semakin kuat untuk meningkatkan produksi dan mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di Bengkulu.
#KitaMulaiCaraBaru
#TransformasiBudayaKerja
#HematEnergi